PADANG PARIAMAN, OTONOMINEWS.ID – Rumah yang hanya berdinding seng karat dan terpal, dengan lantai tanah yang becek saat hujan, menjadi potret pahit kehidupan Maryunis, warga Dusun Sampan, Desa Punggung Lading, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman. Kondisi tersebut jauh dari standar rumah layak huni.
Fakta memprihatinkan itu ditemukan Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmy, saat meninjau langsung kediaman Maryunis, Jumat (6/2), sebagai tindak lanjut aspirasi yang disampaikan warga tersebut dalam kegiatan reses sebelumnya.
Saat reses berlangsung, Maryunis menyampaikan keluh kesahnya dengan suara terbata dan air mata. Peninjauan langsung dilakukan Endarmy untuk memastikan kondisi riil di lapangan.
“Saat reses, yang bersangkutan menyampaikan kondisinya dengan keterbatasan kata-kata dan air mata. Setelah saya lihat langsung, kondisinya memang sangat memprihatinkan. Saya tidak menyangka di wilayah perkotaan masih ada rumah seperti ini,” ujar Endarmy, Minggu (8/2).
Ketua Fraksi NasDem DPRD Sumbar itu menegaskan komitmennya untuk mengupayakan solusi melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tingkat provinsi. Ia telah meminta kelengkapan administrasi, seperti dokumen kepemilikan lahan dan KTP, agar proses pengusulan dapat segera berjalan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












