Menurut Mahyeldi, keberadaan jalan tol tersebut akan menjadi solusi jangka panjang dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus mengurangi risiko gangguan lalu lintas pada jalur nasional Padang–Bukittinggi yang selama ini rawan terdampak bencana banjir dan longsor.
“Kami menyambut baik target dan komitmen pemerintah pusat dalam pembangunan Jalan Tol Sicincin–Bukittinggi. Infrastruktur ini sangat penting untuk memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat ke depan,” ujar Mahyeldi.
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, lanjutnya, siap mendukung seluruh tahapan pembangunan sesuai kewenangan daerah, termasuk dalam aspek koordinasi lintas sektor dan dukungan terhadap proses yang dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan sesuai rencana.
“InsyaAllah, kami siap mendukung sesuai kewenangan yang dimiliki daerah,”tegas Mahyeldi
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan pembangunan infrastruktur strategis dapat terlaksana secara terukur, terkoordinasi, dan berkelanjutan. Setelah ini, Mahyeldi menyebut, masih akan ada rapat lanjutan, sehingga peluang untuk penyesuaian setiap kebijakan masih sangat terbuka.
Selain unsur Pemerintah Daerah dan Kementerian PU RI, rapat pembahasan tersebut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, jajaran Kementerian Kehutanan RI, dan Dirut Hutama Karya, serta Ketua Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia. (adpsb/bud)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






