ABU DHABI, OTONOMINEWS.ID – Megawati Soekarnoputri adalah satu-satunya perempuan yang pernah menjadi Presiden Republik Indonesia. Ia juga sukses memimpin partai terbesar di Indonesia dengan perjuangan yang sangat berat. Pesan dan petuahnya kepada perempuan dunia tentu sangat penting untuk didengarkan.
Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, mengingatkan perempuan muda bahwa mempunyai cita-cita publik sekaligus komitmen keluarga bukan merupakan hal yang kontradiktif. Megawati meminta para perempuan untuk tidak terjebak dilema antara rumah dan masyarakat.
“Saya ingin mengingatkan kembali agar perempuan tidak terjebak dalam dilema palsu antara rumah dan masyarakat. Yang dibutuhkan adalah manajemen waktu, komunikasi yang setara dengan pasangan hidup, serta dukungan struktural dari negara dan lingkungan sosial,” kata Megawati dalam forum Majelis Persaudaraan Manusia Zayed Award 2026 di Museum Nasional Zayed, Abu Dhabi, UEA, Selasa (3/2/2026).
Megawati bercerita mengenai proses panjang dirinya menjadi seorang pemimpin. Dia didik kedua orang tuanya Presiden Soekarno dan Ibu Negara Fatwawati mengenai nilai-nilai penting yang menjadikannya sebagai pribadi yang sekarang.
“Sebagai pemimpin, maka saya menjadi seorang yang dijadikan oleh orang tua saya, bapak saya seorang presiden, tentu ibu saya seorang First Lady, yang datang dari etnis yang berbeda, yang membuat saya tetapi sekarang menjadi manusia yang seperti ini, itu adalah karena keyakinan, keteguhan, keuletan, keberanian, dan kesabaran, dipadu dengan etika moral dan hati nurani,” kata Megawati.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












