Tidak hanya itu, Pertamina EP Pangkalan Susu Field juga melakukan pengeboran sumur baru secara agresif. Pada 2025, sudah berhasil melakukan pengeboran tiga sumur baru yakni SEC-16, PPJ-67 dan PPJ-68.
“Pengeboran sumur baru ini tentu saja menambah produksi minyak mentah. Seperti produksi PPJ-67 sekitar 160 BOPD dan PPJ-68 sekitar 384 BOPD. Pencapaian produksi pada Oktober 2025 yakni 587 BOPD dan 2.955 MMSCFD untuk gas,” katanya.
Lebih lanjut dijelaskan, kehadiran tiga sumur baru di struktur Pantai Pakam Timur, Kabupaten Deliserdang yakni PPT-A1, PPT-B1 dan PPTS-OS bisa berdampak peningkatan produksi PEP Pangkalan. Baginya, dukungan dari seluruh pihak mulai dari pemerintah dan masyarakat lokal sangat penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pengeboran.
“Kami berharap rencana pengeboran sumur baru ini dapat memberikan hasil optimal untuk mendukung ketahanan energi nasional,” ungkapnya. (HAS)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






