JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK) Habib Syakur Ali Mahdi Alhamid menentang keras adanya wacana yang ingin menggiring Polri di bawah kementerian.
Menurut Habib Syakur, wacana tersebut mutlak harus ditentang karena mengancam keutuhan NKRI serta membahayakan Pancasila.
“Polri adalah benteng Pancasila, maka apa pun upaya-upaya melemahkan Polri sama artinya merobohkan Pancasila. Saya menolak dan menentang keras wacana Polri di bawah Kementerian. Stop wacana itu!” tandas Habib Syakur kepada awak media, Senin (26/1/2026).
Habib Syakur menyebut siapa pun pihak yang mengusulkan Polri di bawah kementerian adalah pengkhianat reformasi. Mereka adalah para penyebar fitnah yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia.
“Sekarang sudah jelas, orang-orang yang menghendaki Polri di bawah kementerian itu berlawanan dengan sikap nasionalisme kita,” tegas Habib Syakur.
Ulama asal Malang Raya ini menilai selama ini Polri kan beras bersama Rakyat. Membela kepentingan rakyat, dan menciptakan suasana kondusif bagi kehidupan sosial dan ekonomi rakyat.
Ada pun oknum Polri yang tidak sesuai dengan nilai-nilai perjuangan Polri, mereka itu sudah terpinggirkan dengan sendirinya. Tidak bisa hal itu dijadikan alasan membawa institusi Polri di bawah kementerian.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











