Ia meminta kepala daerah segera menyusun usulan berbasis data lapangan yang akurat dan menyampaikannya melalui Gubernur untuk kemudian diteruskan ke Pemerintah Pusat melalui Kemendagri.
“Presiden Prabowo ingin tidak ada lagi anak-anak yang berangkat sekolah harus mengambil risiko menyeberangi sungai. Karena itu, data harus benar-benar dicek di lapangan,” tegasnya.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyatakan kesiapan Pemerintah Provinsi Sumbar untuk mengoordinasikan pendataan kebutuhan jembatan gantung bersama pemerintah kabupaten dan kota.
“Ini peluang besar bagi Sumatera Barat, terutama bagi nagari-nagari yang masih memiliki keterbatasan akses. Kita akan segera melakukan pendataan dengan Bupati/Walikota agar usulannya juga bisa segera disampaikan,” ujar Mahyeldi.
Ia berharap, hadirnya program ini dapat menjadi solusi untuk memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan di Sumbar. (Ridwan)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











