Gubernur Mahyeldi: Hari Amal Bhakti Momentum Perkuat Kerukunan dan Sinergi Pascabencana

Gubernur Mahyeldi: Hari Amal Bhakti Momentum Perkuat Kerukunan dan Sinergi Pascabencana
120x600
a

PADANG, Otonominews.id — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum refleksi bersama untuk memperkuat peran agama dalam menjaga persatuan serta mendorong kemajuan bangsa dan daerah.

Hal itu disampaikan Mahyeldi saat bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama tingkat provinsi yang digelar di Halaman Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumbar, Sabtu (3/1/2026).

Baca Juga :  Bertekad Perjuangkan Hak Perempuan dan Anak di Sumatera Barat, Maladerita Bakal Bertarung di Pemilu 2024

Ia menyebut, peringatan HAB ke-80 tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju”. Menurut Gubernur, tema tersebut sangat relevan dengan kondisi Sumatera Barat yang masih menjalani proses pemulihan pascabencana.

“Tema peringatan Hari Amal Bhakti tahun ini sangat sesuai dengan kebutuhan daerah. Kerukunan dan sinergi lintas sektor menjadi kunci agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ujar Mahyeldi.

Baca Juga :  Medali Perunggu Disumbangkan Cabor Badminton Sumbar di PORNAS KORPRI 2025

Dalam amanatnya, Gubernur juga mengajak seluruh peserta upacara untuk mendoakan para korban terdampak bencana agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.

“Mari kita bersama-sama mendoakan saudara-saudara kita yang wafat agar diterima amal ibadahnya di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga diberikan ketabahan dan kemudahan dalam menjalani kehidupan ke depan,” ajaknya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *