Sepanjang tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Solok telah menyalurkan 2.028 paket bahan pokok bersubsidi, dengan total distribusi sekitar 10 ton beras premium, lebih dari 4.000 liter minyak goreng kemasan, dan lebih dari 4.000 kilogram gula pasir di enam nagari.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pemerintah Nagari Aia Dingin. Plt. Wali Nagari H. Heril Wandi. S.Pd.I., yang mewakili lebih kurang 30 ribu jiwa masyarakat, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok atas perhatian dan kepeduliannya.
“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Nagari Aia Dingin, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Solok, atas pelaksanaan kegiatan pasar murah atau pembagian sembako yang sangat membantu masyarakat kami pascabencana,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah kondisi ekonomi saat ini, serta berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari warga.
Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan nagari, di antaranya melalui bantuan pengaspalan jalan sepanjang kurang lebih 600 meter.
“Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, perhatian ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap Nagari Aia Dingin. Semoga sinergi antara Pemerintah Kabupaten Solok dan Pemerintah Nagari terus terjalin demi kesejahteraan masyarakat ke depan,” tambahnya.
Menjelang berakhirnya kegiatan, Ny. Nia Jon Firman Pandu kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat. “Semoga ke depan kami tetap bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujarnya.
Di tengah antrean yang mulai berkurang dan wajah-wajah warga yang pulang membawa sembako, Operasi Pasar Murah di Pasar Nagari Aia Dingin hari itu menjadi lebih dari sekadar kegiatan ekonomi ia menjelma menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan harapan bahwa pemerintah dan masyarakat akan terus berjalan beriringan menghadapi setiap tantangan ke depan.
Ny. Nia Jon Firman Pandu juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap sabar, saling membantu, dan waspada terhadap potensi bencana lanjutan.(Ridwan)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











