Sebagai langkah mitigasi tambahan, Kementerian PU telah berkoordinasi dengan BNPB dan BMKG untuk menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC). “Upaya ini kita lakukan agar percepatan perbaikan dapat berjalan lebih maksimal,” tambahnya.
Saat meninjau ruas jalan amblas di Nagari Sumpur, Menteri PU menegaskan bahwa seluruh data kerusakan infrastruktur di Sumbar sudah dihimpun oleh jajarannya. Usulan pembiayaannya untuk rehabilitasi dan rekonstruksi juga sudah disampaikan kepada Presiden.
“Data kerusakan jalan, jembatan, sekolah, rumah ibadah, irigasi, dan kantor pemerintahan sudah dihimpun. Ini semua akan menjadi prioritas penanganan Pemerintah Pusat. Total usulan awal yang sudah diajukan ke Presiden sekitar Rp13 triliun,” jelasnya.
Menanggapi itu, Wagub Vasko menegaskan pentingnya percepatan pendataan di tingkat kabupaten/kota agar tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat segera dimulai.
“Pendataan harus disegerakan, jangan lama-lama. Kasihan masyarakat menunggu,” tegas Wagub Vasko.
Ia menyambut baik dukungan Kementerian PU dan berharap usulan pembiayaan dapat segera disetujui Presiden. “Semakin cepat anggaran diputuskan, semakin cepat pula kita membangun kembali. Masyarakat butuh kepastian, dan kami ingin kerja-kerja pemulihan berjalan tanpa jeda,” ujarnya. (Ridwan/cen)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












