Wagub Rano Ingin Kembangkan JIS yang Ramah Disabilitas dan Lansia

Otonominews
Wagub Rano Ingin Kembangkan JIS yang Ramah Disabilitas dan Lansia
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menilai pengembangan kawasan Jakarta International Stadium (JIS) tidak mengalami kemajuan berarti, sejak stadion tersebut diresmikan pada era Gubernur Anies Baswedan. Pembangunan JIS dimulai pada 2019 dan selesai pada 2022.

Namun sejak peresmian itu, penataan kawasan di sekitar stadion dinilai tidak berjalan optimal. Karena tidak dilengkapi pengembangan kawasan strategis untuk pusat kegiatan olahraga, seni budaya, dan pariwisata bertaraf internasional

Penilaian tersebut disampaikan Rano saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Aksesibilitas Kawasan JIS di Gedung Teknis Jatibaru, Jakarta Pusat pada Kamis, 27 November 2025.

Baca Juga :  Pasangan Rano-Airin Didukung Milenial Banten

“Walaupun mungkin pembangunannya akan ada fase, akan ada fase. Tapi tidak stuck atau berhenti pada kondisi sekarang ini. Kami bersyukur era Gubernur Anies membangun Stadion JIS, tapi memang kita juga melihat banyak kendala yang belum bisa dilengkapi,” kata Wagub Rano. Kamis (27/11/2025).

Menurutnya, pembangunan JIS pada periode sebelumnya menjadi pondasi penting untuk melanjutkan sejumlah fase pembangunan yang belum terselesaikan, seperti pembangunan jembatan penyeberangan yang menghubungkan Ancol dengan JIS untuk mendukung mobilitas pengunjung dan menyediakan kawasan parkir terpadu

Baca Juga :  Pram-Rano Menang Satu Putaran, Sekjen PDIP Berterima Kasih ke Rakyat Jakarta

Wagub Rano menyebut, pengembangan kawasan JIS harus segera dilakukan karena sudah banyak promotor event yang melirik stadion tersebut untuk pagelaran konser musik dan kegiatan seni lainnya.

Mereka menilai kondisi stadion JIS memiliki kedekatan antara penonton dengan artis atau penampil seni, sehingga mendapatkan pengalaman menonton yang lebih baik.

“Banyak promotor memilih JIS dibanding GBK kalau ingin menggelar sebuah performance, karena kedekatan panggung dan pengalaman menonton yang lebih baik. Tidak ada jarak. Karena itu, aksesibilitas menjadi sangat penting. Jembatan penyeberangan dari Ancol menuju JIS akan menjadi solusi besar bagi pergerakan penonton,” ujarnya.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *