PANGKALAN SUSU, OTONOMINEWS.ID – Intruksi dari Presiden Prabowo untuk melakukan Pemutihan utang serta untuk penambahan Modal usaha, dilingkungan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui Skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) di BANk BRI yang merupakan BUMN Plat Merah Milik Negara Indonesia nampaknya belum mendapat dukungan dari Pimpinan Unit BRi Kecamatan Pangkalan Susu.
Padahal, Intruksi Presiden Prabowo dan Menteri keuangan Purbaya, untuk meringankan beban masyarakat dengan menghapus semua pinjaman UMKM yang macet dan memberikan Kredit 50-100 juta tanpa agunan bagi masyarakat pedagang, untuk menggairah putaran ekonomi.
Apalagi, Sumatera Utara merupakan wilayah yang paling tinggi tingkat inflasi di Indonesia. Sehingga ekonomi masyarakat menjadi anjlok bagi usaha kecil menengah.ditambah lagi tingkat pengangguran dari segala tingkat usia kerja meningkat. Sehingga daya beli turun drastis, dan perputaran ekonomi tidak jelas.
Seperti yang dialami pelaku usaha kecil menengah, Mirhan (56) warga Beras Basah Pangkalan Susu yang sehari hari berdagang minyak bensin, solar, asongan dan lainnya. Sudah 30 tahun lebih berusaha. Namun, saat Covid 19 usaha macet dan memiliki sisa hutang Di BRI Unit Pangkalan Susu.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






