Lanjutnya, program ambulans gratis tersebut merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan yang ia gagas untuk memperkuat infrastruktur sosial di daerah pemilihannya. Dalam pelaksanaannya, pengelolaan operasional ambulans akan diserahkan kepada tim relawan dan organisasi masyarakat setempat yang sudah terverifikasi. Sistem pengawasan akan dilakukan secara berkala agar layanan tetap berjalan transparan, akuntabel, dan benar-benar gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain penyerahan simbolis, acara juga diisi dengan doa bersama agar ambulans tersebut membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat Bekasi Timur. Warga yang hadir tampak antusias dan mengapresiasi langkah Hj. Evi yang dinilai konkret dan menyentuh langsung kebutuhan warga.
Salah satu warga Aren Jaya, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan tersebut. “Selama ini kalau ada keluarga yang sakit mendadak, kami sering kesulitan mencari kendaraan. Dengan adanya ambulans gratis ini, kami merasa lebih tenang,” ujarnya.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Hj. Evi Mafriningsianti, tokoh masyarakat, dan para relawan pengelola ambulans. Harapannya, inisiatif serupa dapat menjadi inspirasi bagi anggota dewan lainnya untuk turut memperluas akses layanan kesehatan yang lebih inklusif dan merata di seluruh wilayah Kota Bekasi.(Adv)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





