“Kami ingin memastikan bahwa anggaran daerah tidak hanya terserap, tetapi juga tepat sasaran. Karena itu, setiap usulan yang masuk dari masyarakat akan kami kawal agar bisa terakomodasi dalam APBD Kota Bekasi tahun 2026,” tegasnya.
Selain itu, sejumlah warga juga menyampaikan keluhan mengenai drainase yang tersumbat, keterbatasan sarana olahraga bagi anak muda, dan kebutuhan peningkatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat. H. Suryo Harjo menanggapi setiap aspirasi tersebut dengan catatan khusus untuk disampaikan ke dinas terkait.
Ia turut mengajak warga untuk terus aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan daerah melalui forum-forum komunikasi seperti musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) dan kanal pengaduan resmi DPRD Kota Bekasi.
“Partisipasi warga adalah kunci keberhasilan pembangunan. Jangan ragu menyampaikan aspirasi, karena DPRD hadir untuk menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah,” ujarnya.
Kegiatan reses ditutup dengan sesi tanya jawab, foto bersama warga, dan pembagian brosur informasi mengenai tata cara penyampaian aspirasi atau pengaduan masyarakat kepada anggota DPRD.(Adv)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





