Dalam laporan resminya, IPTU Rido juga menjelaskan bahwa arus lalu lintas saat kejadian dalam kondisi sedang, dengan pandangan pengemudi sebenarnya cukup bebas, namun jalan yang basah dan licin membuat pengemudi sulit mengendalikan kendaraan saat berbelok.
Dua warga sekitar, Fajar Ramadhan (22) dan Ristardi (38), menjadi saksi mata dalam peristiwa tersebut. Keduanya membantu proses evakuasi dan memastikan situasi tetap aman hingga petugas kepolisian tiba di lokasi.

Tidak ada korban luka berat maupun meninggal dunia, namun peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi pengemudi agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Solok–Padang, terutama di daerah Gunung Talang yang dikenal memiliki banyak tikungan tajam dan sering licin saat hujan.
“Kami mengimbau semua pengendara untuk menurunkan kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan di medan menurun atau tikungan, terutama saat cuaca hujan,” tutup IPTU Rido. (Ridwan/*)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











