Karena itu, ia mengajak para orang tua mulai melatih indra perasa anak usia dini. Menu empat sehat lima sempurna, kata Fadly, harus kembali menjadi standar di setiap rumah. “Apa yang dibiasakan hari ini, itu yang membentuk pola makan mereka sampai dewasa,” tegasnya.
Fadly juga mengingatkan risiko jangka panjang dari pola makan asal-asalan, mulai dari kekurangan gizi hingga potensi kolesterol tinggi di usia muda. “Jangan sampai anak terkena masalah kesehatan yang sebenarnya bisa dicegah sejak kecil,” tambahnya.
Di sisi lain, Fadly melaporkan bahwa pelaksanaan program MBG di Kota Padang kini sudah menjangkau 23 persen sekolah. Ia menargetkan cakupannya menembus 50 persen sebelum akhir tahun 2025. “Kami ingin seluruh anak di Padang mendapatkan akses makanan sehat, bukan hanya sebagian,” tutupnya.(Ridwan/*)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





