Sebagai wujud komitmen, Nanda mengungkapkan telah mengusulkan anggaran khusus untuk koperasi dan usaha kecil dalam RAPBD 2026, sekaligus mendorong penerbitan Pergub agar bantuan bisa disalurkan langsung kepada pelaku usaha yang layak menerima.
“Kami sudah sampaikan ke Kadis terkait agar ke depan ada Pergub-nya. Dengan begitu, bantuan bisa tepat sasaran dan langsung diterima oleh pelaku usaha kecil,” ujarnya.
Sementara itu, Syamsul Bahri dari Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar menyebutkan bahwa sebanyak 1.265 Koperasi Merah Putih telah terbentuk di Sumbar. Program ini diharapkan mampu memperkuat posisi koperasi sebagai pelaku ekonomi rakyat yang mandiri dan profesional.
“Kami siap memfasilitasi kerja sama koperasi dengan pihak ketiga agar manfaatnya semakin luas,” ungkap Syamsul.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, DPRD Sumbar berharap masyarakat semakin sadar dan berperan aktif dalam memperkuat koperasi dan usaha kecil, demi terwujudnya ekonomi Sumatera Barat yang tangguh, mandiri, dan berkeadilan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






