Gubernur Pramono: Dana Pemprov DKI yang Mengendap di Bank Rp14,6 triliun Pasti Akan Dimanfaatkan

Gubernur Pramono: Dana Pemprov DKI yang Mengendap di Bank Rp14,6 triliun Pasti Akan Dimanfaatkan
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membenarkan pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyoroti lambatnya realisasi belanja pemerintah daerah.

Lambatnya penyerapan menyebabkan dana sebesar Rp234 triliun masih mengendap di bank hingga akhir September 2025. Dana Milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang masih mengendap di bank sebesar Rp14,6 triliun.

“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Menteri Keuangan, Pak Purbaya, memang benar ada dana sekitar Rp14,6 triliun milik Pemprov DKI yang masih berada di Bank DKI. Itu betul seribu persen, bukan seratus persen, seribu persen,” ujar Pramono usai peresmian Klinik Bunda Medik, di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).

Baca Juga :  Pihak Swasta Dilarang Main Kembang Api saat Tahun Baru di Jakarta

Sebelumnya dalam kunjungannya di Kantor Walikota Jaktim, Pramono mengaku setuju dengan Purbaya yang menyebut uang pemerintah DKI Jakarta yang mengendap harus digunakan untuk menggerakkan ekonomi.

“Saya setuju apa yang disampaikan oleh Pak Purbaya, termasuk mudah-mudahan DKI Jakarta segera mendapatkan transfer dari pemerintah pusat untuk Bank Jakarta, seperti pembicaraan terakhir, yang rencananya Rp10 triliun. Pasti uang itu akan kami gunakan untuk membangun Jakarta secara baik,” ujar Pramono. Di Kantor Walikota jakarta Timur, Selasa.(21/10/2025).

Baca Juga :  Dinilai Rugikan Nelayan dan Warga, Gubernur Pramono Didesak Tinjau Ulang Izin PT KCN

Namun, lanjut Pramono, kondisi tersebut bukan hal baru. Pola penyerapan anggaran Pemprov DKI memang cenderung meningkat tajam menjelang akhir tahun.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *