OTONOMINEWS.ID – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, mempertegas komitmennya terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Karimunjawa dengan meluncurkan teknologi Fast Pyrolysis (Faspol) melalui program CSR PGN Share.
Inovasi yang diresmikan di Pusat Daur Ulang (PDU) Karimunjawa, Kabupaten Jepara, beberapa waktu lalu tersebut, berfungsi mengubah sampah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar alternatif setara solar, yang disebut petasol.
Karimunjawa—yang berpenduduk sekitar 10 ribu jiwa dan menerima sekitar 82 ribu wisatawan sepanjang 2024—menghasilkan 1,5 hingga 2 ton sampah setiap hari, di mana sekitar 46 persen berupa plastik.
Kondisi ini menjadikan pengelolaan sampah sebagai tantangan besar bagi keberlanjutan destinasi wisata bahari unggulan tersebut.
Sridana Paminto, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Jepara, menilai kehadiran teknologi Faspol merupakan terobosan penting dalam penanganan limbah plastik, khususnya di wilayah kepulauan seperti Karimunjawa.
“Mesin Faspol diharapkan mampu menjadi solusi efektif untuk mengurangi timbunan sampah, menekan dampak lingkungan, sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi yang dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Sridana dalam keterangan tertulis yang dikutip redaksi, Selasa (21/10/2025).
Sementara itu, Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa Faspol berkapasitas 50 kilogram per siklus ini merupakan hasil kolaborasi riset antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Bank Sampah Banjarnegara.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












