Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan bahwa kegiatan Business Matching ini merupakan bagian dari komitmen nyata Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan setiap target pembangunan layanan dasar, termasuk penyediaan air bersih, dapat tercapai.
“Jakarta bukan hanya kota besar, tapi juga kota global yang harus siap bersaing dengan kota-kota dunia. Kolaborasi seperti ini adalah bagian penting dari diplomasi kota untuk membangun infrastruktur yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta,” ujar Wagub Rano.
Selain itu, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Switzerland Global Enterprise (S-GE) selaku lembaga yang memfasilitasi kolaborasi bisnis antara Swiss dan mitra internasional. CEO S-GE, Anja Fiedler, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah proaktif PAM JAYA dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Kami melihat potensi besar dari kolaborasi ini, terutama dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan, efisiensi energi, dan sistem pengelolaan air yang cerdas. Swiss siap menjadi mitra strategis bagi Jakarta dalam mencapai target 100% layanan air minum yang berkelanjutan,” ujar Anja Fiedler.
Kegiatan ini menjadi bagian dari misi besar PAM JAYA untuk memperkuat sistem air bersih Jakarta melalui pendekatan kolaboratif dan penerapan teknologi modern. Langkah ini juga sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memastikan bahwa setiap warga memiliki akses terhadap layanan publik yang layak dan berkeadilan. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












