Brantas Tambag Ilegal di Babel: TNI, Polri dan Bea Cukai di Intruksikan Gelar Operasi Besar-besaran

Otonominews
Brantas Tambag Ilegal di Babel: TNI, Polri dan Bea Cukai di Intruksikan Gelar Operasi Besar-besaran
Presiden Prabowo telah menginstruksian TNI, POLRI dan Bea Cukai menggelar operasi besar-besaran untuk berantas tambang ilegal di Bangka Belitung/net.
120x600
a

JAKARTA, OTONOMINEWS.ID Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto telah menginstruksikan TNI, Polri, serta Bea Cukai untuk melaksanakan operasi besar-besaran guna memberantas aktivitas tambang ilegal di Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menutup Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025).

Menurut Prabowo, operasi ini secara khusus ditujukan untuk menindak keberadaan ribuan tambang ilegal yang beroperasi di wilayah Babel. Ia menyebut bahwa sejak 1 September 2025, pasukan gabungan sudah digerakkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku tambang ilegal.

Baca Juga :  Stigma Militerisme Akan Melekat pada Pemerintahan Prabowo jika Prajurit TNI Ditempatkan di Kejaksaan

“Bangka Belitung selama ini dikenal sebagai salah satu pusat tambang timah dunia. Namun, terdapat sekitar 1.000 tambang ilegal. Karena itu, saya perintahkan TNI, Polri, dan Bea Cukai untuk melaksanakan operasi besar-besaran,” tegas Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden mengungkapkan bahwa keberadaan tambang ilegal telah mengakibatkan sekitar 80 persen produksi timah diselundupkan ke luar negeri setiap tahunnya. Untuk itu, operasi terpadu ini diharapkan mampu menutup seluruh jalur penyelundupan.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *