Gubernur Pramono Minta Akun Medsos “Tukang Kompor” Tawuran Pelajar Ditertibkan

Gubernur Pramono Minta Akun Medsos "Tukang Kompor" Tawuran Pelajar Ditertibkan
120x600
a

Sebelumnya, Ketua Panitia Khusus (Pansus) Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta M. Subki mengingatkan pentingnya peran keluarga dalam mengawasi buah hatinya agar tidak terjerumus dalam budaya tawuran.

Peringatan itu disampaikan menyusul terungkapnya grup di media sosial yang digunakan untuk mengorganisasi aksi tawuran pelajar. Subki menekankan, pengaruh media sosial sangat besar karena jaringannya luas dan cepat.

Kondisi tersebut bisa berdampak negatif jika tidak ada pengawasan memadai dari orang tua maupun lingkungan keluarga.

Baca Juga :  Pantengin Banjir Jakarta, Gubernur Pramono: Penanganan Banjir Jangan Sporadis!

“Kami berharap keluarga dan orang tua lebih mengawasi perkembangan anak-anak mereka, termasuk aktivitas di media sosial,” ujar Subki. Jumat.(26/9/2025)

Ia menegaskan, media sosial tidak boleh menjadi sarana lahirnya perilaku negatif di kalangan pelajar. Sebaliknya, semua pihak diharapkan aktif membangun karakter anak-anak remaja Jakarta.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa membentuk generasi berkarakter bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan juga keluarga dan masyarakat.

Baca Juga :  Atasi Banjir Jakarta, Pemprov DKI Terbitkan Penlok Proyek Normalisasi Ciliwung

“Kita ingin semua pihak ikut berperan serta membangun karakter anak-anak agar menjadi generasi yang lebih baik dan menjadi harapan kita semua,” tegas Subki.(OTN-Deman)

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *