JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal menertibkan akun media sosial (medsos) yang berisi narasi dan konten provokasi tawuran.
Pramono menyebut marak provokator di media sosial yang ‘ngompor-ngomporin’ pelajar dan remaja tanggung untuk tawuran, sehingga meresahkan warga khususnya emak-emak.
Pramono pun meminta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik (Kominfotik) untuk bekerja. Lakukan pelacakan akun tukang kompor tawuran, lalu laporin ke pihak berwenang.
“Saya minta Kepala Dinas yang berkaitan dengan Kominfo, untuk melacak dan melaporkan akun itu,” kata Pramono di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 1, di Tebet, Jakarta Selatan Jumat, (26/9/2025).
Pramono, menilai aksi tawuran yang terjadi di Jakarta kebanyakan demi konten belaka.Bahkan ia menilai, aksi bentrokan antar remaja tersebut sudah ada yang mendesain
Bisa dibilang tawuran di Jakarta bukan karena disebabkan konflik antarkelompok masyarakat.
“Karena itu pasti tujuannya apa, ya, untuk dibuat konten, kemudian dibuat, kan kalau ada anak tawuran nggak semuanya seperti kita. Jadi ada yang menciptakan itu untuk konten,” pungkasnya.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











