“Tahun ini PEP Pangkalan Susu melaksanakan dua pengeboran, termasuk sumur PPJ-A2 yang ditargetkan mencapai kedalaman 800 meter dengan proyeksi produksi 150 barrel minyak per hari. Seluruh proses dilakukan dengan standar keselamatan tinggi sebagai upaya peningkatan produksi migas nasional,” jelas Edwin.
Menurutnya, pengeboran PPJ-A2 merupakan tindak lanjut dari survei seismik 2021 serta kajian teknis dan engineering 2022. Ia optimistis hasil produksi akan memberi dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pangkalan Susu.
Plt Camat Pangkalan Susu, Suriadi, mengapresiasi langkah tersebut. “Kami menyambut baik pengeboran baru ini. Semoga menjadi awal kebangkitan kembali Pangkalan Susu sebagai kota minyak dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.[Has]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












