Pramono Anung Sebut Banjir Jakarta Cepat Surut dengan 600 Pompa Penyedot Air

Pramono Anung Sebut Banjir Jakarta Cepat Surut dengan 600 Pompa Penyedot Air
120x600
a

“Satu karena banjir kiriman dari atas apakah itu karena hutannya ditebang dan sebagainya-sebagainya terjadi kemudian kiriman ke Jakarta,” ujarnya.

Selain hujan lebat, banjir lokal juga bisa disebabkan karena faktor infrastruktur pengendali banjir tidak berfungsi maksimal.

“Banjir lokal dialami sendiri oleh Jakarta karena sampahnya tidak dibersihkan dan sebagainya-sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjawab atas argumen anggota Komite II DPD asal Jawa Barat (Jabar), Alfiansyah Komeng. Ia mengatakan banjir kiriman akibat hutannya ditebang dan air dari bogor masuk ke Jakarta.

Baca Juga :  Menkeu Purbaya Akan Investigasi Dana APBD Rp254,3 Triliun yang Parkir di Bank

“Satu karena banjir kiriman dari atas, apakah itu karena hutannya ditebang dan sebagainya-sebagainya. Terjadi kemudian kiriman ke Jakarta,” kata Pramono,Rabu (17/9/2025).

Komedian Komeng sebelumnya curhat ke Menteri Kehutanan Raja Juli soal berkurangnya lahan hutan di Jawa Barat sebagai penyangga air yang mengakibatkan banjir jakarta, lantas menyalahi Jawa Barat saat jakarta dilanda banjir.

“Ya dari Jabar sendiri sebenarnya cuma mohon perlindungan masalah deforestasi makin hilangnya hutan, lahan hutan seperti di Ciamis, hutan adat sudah hampir hilang, dan permasalahannya memang kadang-kadang di Jakarta, tapi kita selalu disalahkan,” kata Komeng dalam rapat di DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/9/2025). (OTN-Deman)

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *