Pramono mengakui adanya temuan kasus campak di dua lokasi, yakni di Cilincing dan Cengkareng. Namun jumlah kasus campak yang ditemukan saat ini relatif hampir sama dibandingkan tahun sebelumnya.
“Memang hanya ada dua spot yaitu di Cilincing dan di Cengkareng yang terjadi, tetapi besaran angkanya dibandingkan dengan tahun lalu sebenarnya relatif hampir sama,” ucapnya.
Karena itu, Gubernur menegaskan bahwa kondisi penyakit campak di Jakarta saat ini tidak mengalami peningkatan seperti yang dikhawatirkan masyarakat.
Meski demikian, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan langkah antisipasi untuk mencegah penularan campak di Jakarta. Salah satunya yakni dengan memutus rantai penularan penyakit campak dari luar daerah ke Jakarta. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











