“Kalau putusan pengadilan saja tidak dihormati, bagaimana bisa dipercaya mengemban amanah besar di kabinet?” sindirnya.
Kasus ini sekaligus menambah kuat wacana reshuffle yang belakangan ramai dibicarakan di lingkaran Istana. Posisi Agus sebagai kader Partai Golkar pun dinilai semakin rawan.
“Jika Presiden Prabowo ingin menunjukkan ketegasan sekaligus komitmen pada pemerintahan bersih, Agus harus masuk daftar reshuffle. Jangan sampai masalah pribadi seorang menteri mencederai wibawa Presiden,” tekan Uchok.
Hingga kini, Agus Gumiwang maupun pihak Kementerian Perindustrian belum memberikan tanggapan resmi. Sementara itu, tekanan politik terus meningkat.
Jika reshuffle dilakukan, Prabowo bisa mendapat citra sebagai pemimpin tegas. Namun bila tidak, isu ini berpotensi menjadi bola panas yang menggoyang kepercayaan publik pada kabinet.[zul]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











