Mencari Kandidat Ketua Umum PPP 2025-2030

Mencari Kandidat Ketua Umum PPP 2025-2030
Bendara PPP di masa kampanye Pemilu/net
120x600
a

Dalam keadaan dharurat ini, sejumlah elit PPP berikhtiar mencari energi dari luar kader. Muncul nama Dudung Abdurrahman, mantan KSAD. Hanya sebentar, nama Dudung kemudian hilang.

Muncul juga nama Amran Sulaiman, Menteri Pertanian. Hanya sebentar, lalu lenyap lagi. Belakangan, santer nama Anies Baswedan, mantan Gubernur Jakarta. Tak lama kemudian, nama Anies Baswedan juga hilang. Semua nama-nama di atas merupakan hasil ijtihad dan ikhtiar elit PPP, diantaranya adalah Romahurmuzi, mantan ketum PPP. Sampai detik ini, nama-nama itu tak terdengar lagi. Rumornya, Dudung dan Amran tidak mendapatkan restu dari presiden. Sementara Anies Baswedan tidak bersedia menjadi ketum PPP.

Baca Juga :  Sembilan Tokoh Terjaring dalam Perebutan Kursi Ketum PPP

Rencana Muktamar PPP bulan Agustus diundur bulan Nopember 2025. Mungkin diantara faktornya karena belum menemukan kandidat ketua umum yang diharapkan.

Di tengah kebuntuan ini, nama Agus Suparmanto, matan Menteri Perdagangan muncul. Nama Agus Suparmanto dideklarasikan oleh Taj Yasin, Wakil Gubernur Jawa Tengah beberapa bulan lalu. Apakah Agus Suparmanto menerima pinangan Taj Yasin, Putra tokoh Kharismatik PPP K.H. Maemoen Zubair ini?

Dikabarkan Agus Suparmanto mendapatkan restu dari presiden Prabowo untuk memimpin PPP. Agus Suparmanto adalah pengusaha yang pernah lama berpartner usaha dengan Prabowo sebelum Prabowo jadi presiden. Keduanya juga pernah sama-sama menjadi menteri kabinet Jokowi.

Baca Juga :  PPP Solok Solid Dukung Mahyeldi-Vasko di Pilkada Sumbar

Siapapun yang akan diinginkan untuk menahkodai PPP, ia mesti memiliki syarat ideologis (satu visi dengan partai), punya kemampuan dan akses politik yang luas, serta kekuatan finansial. Mengingat keadaan PPP yang sedang sakit, Partai Ka’bah ini butuh dokter politik yang mampu menyembuhkannya, hingga PPP bangkit dan kembali ke Senayan. Ini sebuah tantangan yang tidak ringan.

Nasib PBB dan Hanura harus menjadi pelajaran pentimg dan amat serius bagi PPP jika ingin bangkit dan kembali ke Senayan.[***]

Baca Juga :  Puan, Arsjad, dan Hasto Ikut Dalam Kemeriahan Harlah ke-51 PPP di Makassar

Oleh: Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *