Sementara itu Sekretaris Jenderal UNA Indonesia, Bagas Jati Kusuma menekankan pentingnya kerjasama antara organisasi seperti Karang Taruna dengan lembaga yang memiliki jaringan global.
“Kami di UNA melihat Karang Taruna sebagai mitra strategis untuk menjembatani ide-ide pemuda dari tingkat grassroots hingga internasional. Harapan kami, gagasan inklusif dari bawah bisa menjadi kontribusi nyata dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs),” ujarnya.
Bagas juga menyinggung pentingnya literasi media sosial di kalangan pemuda, agar informasi terkait isu-isu global seperti Palestina, lingkungan hidup, dan dinamika sosial, tidak diserap mentah-mentah. Anggota DPD RI Happy Jarot dan Stafsus Gubernur DKI Chico Hakim
“Media sosial hanyalah saluran. Kita yang menentukan bagaimana memanfaatkannya secara positif untuk berbagi ide, berjejaring, dan menyebarkan narasi kebaikan,” tambahnya.
Sedangkan Fahril Ramadan, Vice President International Youth Day Committee mengungkapkan bahwa pihaknya ingin menunjukkan bahwa pemuda yang aktif di kelurahan atau RW juga bisa berkontribusi besar bagi perubahan.
Kegiatan ini akan menggandeng organisasi seperti ASEAN Youth Organization, Ashoka, dan Plan Indonesia sebagai knowledge partner untuk memperkuat pilar People, Prosperity, dan Planet. Kegiatan tersebut juga didukung Anggota DPD RI ,Happy Jarot dan Stafsus Gubernur DKI Chico Hakim.[zul]
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed





