Komandan Polisi Militer (Pomal) Lantamal IV, Letkol Laut (PM) Joko Hary Mulyono, membenarkan penangkapan tersebut.
Ia menyatakan pihaknya masih mendalami penyelidikan untuk menelusuri jaringan penyelundupan yang diduga melibatkan lebih banyak pihak.
“Benar ada penangkapan kapal itu, tapi masih dalam pemeriksaan,” ujar Letkol Joko, Senin, 30 Juni 2025.
Penangkapan KM Meneer ini menegaskan sikap tegas TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut nasional dan menertibkan praktik ilegal di wilayah perairan strategis Kepulauan Riau.
Praktik distribusi BBM ilegal kerap menjadi salah satu tantangan terbesar di wilayah ini, mengingat intensitas lalu lintas laut yang tinggi serta kerentanan pengawasan.
TNI AL menyatakan akan terus memperkuat operasi laut, patroli, serta kerja sama lintas sektor guna membongkar jaringan distribusi BBM ilegal yang merugikan negara dan berpotensi mengancam stabilitas keamanan maritim nasional.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed










