APH Diminta Bongkar Manipulasi Data Persyaratan PPPK Kab, Langkat, Sumatera Utara

Otonominews
APH Diminta Bongkar Manipulasi Data Persyaratan PPPK Kab, Langkat, Sumatera Utara
Kejaksaan Negeri Langkat,, Pangkalan Brandan, Sumatera Utara
120x600
a

PANGKALAN BRANDAN, OTONONINEWS.ID – Praktek manipulasi data untuk lolos menjadi PPPK tenaga pendidikan terjadi di Kecamatan Babalan dan Kab. Langkat, Sumatera Utara. Modusnya dengan memasukkan data yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.

Sapril, SH, tokoh anti korupsi di Kab.Langkat mengungkapkan bahwa banyak guru honorer terdaftar sebagai peserta ujian menggunakan data bodong. “Mereka belum memenuhi syarat menjadi peserta ujian PPPK. Namun, di dalam pangkalan data (data base) nama mereka muncul. Seakan akan sudah mengabdi lama. Ironisnya lagi, ada beberapa nama tapi tidak masuk pada instansi satuan pendidikan, namun tercatat ada dalam data dalam Dapodik. Bahkan, ada guru honorer yang memalsukan SK (Surat Keputusan) pengangkatannya sendiri,” ungkapnya.

Tentu, hal ini menjadi perhatian Aparat Penegak Hukum (APH), baik Jaksa maupun pihak Kepolisian. Karena, permainan dengan menggunakan data yang tidak sesuai (data bodong) diduga melibatkan banyak pihak. Seperti pihak Pengawas juga Operator. Bahkan, ada oknum Kepala Sekolah (Kasek) dan oknum pihak pemerintahan dalam memalsukan data yang tidak sesuai persyaratan sesungguhnya.

“Ini sangat memprihatinkan. Karena, sebenarnya masih ada guru-guru honor yang jujur dan sudah bekerja puluhan tahun. Tapi, tidak dapat lulus sebagai guru / pegawai PPPK,” Ujar Pak Sapril, SH lebih lanjut.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *