“Kami berkomitmen memastikan inovasi Lampung-in dapat beroperasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi warga Lampung. Keberhasilan aplikasi ini juga diharapkan menjadi momentum bagi lahirnya inovasi-inovasi berikutnya dalam mendukung upaya digitalisasi di Provinsi Lampung,” tambahnya.
Kolaborasi antarpemerintah daerah seperti ini, lanjutnya, menjadi contoh konkret bagaimana transformasi digital di Indonesia dapat dipercepat melalui kerja sama, berbagi pengalaman, dan pendampingan lintas wilayah.
Sebagai salah satu provinsi gerbang Pulau Sumatra, Lampung dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak transformasi digital di kawasan barat Indonesia. Kerja sama ini diharapkan akan membuka peluang lebih luas bagi pengembangan inovasi digital lainnya di masa depan.
Plt Kepala Jakarta Smart City, Koharudin, turut menegaskan komitmen JSC dalam mendukung pengembangan ekosistem kota cerdas lintas daerah.
“Jakarta Smart City akan selalu terbuka untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan teknologi dalam pengembangan smart city di berbagai daerah. Kami berharap aplikasi Lampung-in ini dapat menjadi langkah awal yang positif dalam mendorong inovasi pelayanan publik berbasis data dan teknologi yang semakin adaptif, efisien, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Peluncuran Lampung-in menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mempererat sinergi antardaerah, mendorong pelayanan publik yang terintegrasi, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












