Sementara itu, Penasehat ASITA Sumbar, Zuhri Zul alias Mak Etek, menyatakan bahwa Kabupaten Solok sedang dipersiapkan sebagai World Class Destination, dengan pendekatan wisata yang mengedepankan budaya dan pengalaman hidup berkualitas.
Perwakilan Delegasi Malaysia-Singapura, Master Shiro, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari tuan rumah. Ia menegaskan bahwa ASEAN Business Networking bukan sekadar forum ekonomi, tapi juga misi jihad pendidikan. “Tanpa pendidikan, kita akan tertinggal dalam segala hal,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Padang. Kabid Promosi Dispar Padang, Mardi, menyebut sinergi antarwilayah dalam bidang pariwisata adalah kunci memperkuat daya saing wisata Sumbar di tingkat regional.
Dengan semangat kolaborasi yang terbangun, diharapkan agenda ini menjadi pijakan awal bagi pengembangan investasi dan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat secara umum.(Rds/*)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












