JAKARTA, OTONOMINEWS.ID – ParagonCorp kembali melanjutkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat Indonesia melalui peluncuran Paradaya Movement 2.0.
Peluncuran program yang mengusung semangat Bangkit. Bergerak. Bermakna tersebut berlangsung di Paragon Community Hub, Jalan Swadarma Raya No.41 Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (28/5/2025).
Turut hadir dalam program tersebut diantaranya adalah Menteri Tenaga Kerja, Prof. Yassierli, Ph.D; Deputi I Kemenko PM, Leontinus Alpha Edison; Ketua Umum Forum Zakat, Wildhan Dewayana; M. Aditya Warman, Anggota Badan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan: Direksi serta Menajemen ParagonCorp, dan mitra pelatihan dan penyerap kerja Paradaya 2024.
Dalam sambutannya, Group CEO ParagonCorp, Harman Subakat, menyampaikan bahwa Paradaya merupakan cerminan semangat gotong royong bangsa Indonesia yang terwujud melalui kolaborasi nyata antar berbagai pemangku kepentingan.
“Paradaya bukan sekadar pelatihan. Ini tentang membangun kepercayaan diri, menyalakan harapan, dan menciptakan perubahan nyata. Kami percaya, jika dilakukan bersama, pemberdayaan bisa menjadi kekuatan yang menggerakkan bangsa,” kata Harman
“Kami ingin mengajak seluruh pemangku kepentingan – pemerintah, swasta, lembaga sosial, dan komunitas – untuk menjadikan Paradaya sebagai gerakan nasional. Bukan hanya program milik Paragon, tapi milik kita semua yang ingin melihat Indonesia lebih berdaya,” tambahnya.
Peluncuran progrman ini menjadi ajang temu multipihak – pemerintah, swasta, hingga lembaga sosial – untuk memperkuat sinergi membangun ekosistem kolaboratif yang lebih besar untuk mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan vokasi untuk penyerapan tenaga kerja di sektor formal dan informal, serta peluang menjadi bagian affiliator Paragon dan pekerja global Indonesia, wujudkan dampak yang lebih besar dan berkelanjutan.
Paradaya Movement lebih dari sekadar program CSR. Ia berawal sebagai framework vokasi kolaboratif untuk membuka akses pelatihan, pekerjaan, dan perlindungan sosial bagi kelompok rentan dan talenta muda dari berbagai daerah di Indonesia.
Di batch kedua ini, sesuai dengan cita-cita Paragon di usia yang ke empat puluh untuk mengusung Paragonation; yaitu mimpi untuk bisa menjadi raja di negeri sendiri dan tamu terhormat di negeri orang lain, Paragon membuka kolaborasi yang lebih luas dan membuka dua program baru selain meneruskan program pelatihan vokasi yang sudah lebih dulu berjalan.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











