Berikut adalah beberapa langkah yang bisa diambil : Identifikasi Kebutuhan adakan diskusi atau survei untuk memahami kebutuhan dan harapan warga. Program yang relevan akan mendapatkan partisipasi lebih tinggi,” jelas Halim Rasyid kepada para awak media.
Tujuan yang jelas setiap program harus memiliki tujuan yang jelas. Misalnya, apakah program tersebut bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, membantu sesama, atau sekadar memperkuat rasa komunitas?
Variasi Kegiatan Untuk membuat komunitas tetap aktif dan menarik, variasikan jenis kegiatan yang diadakan. Ini bisa berupa seminar, workshop, atau perayaan hari-hari besar.
Yayasan atau organisasi membentuk yayasan atau organisasi formal yang merepresentasikan warga Gorontalo di rantau, bisa menjadi solusi untuk mengorganisir dan menjalankan program-program tersebut.
Kolaborasi dengan komunitas lain yang ada di sekitar Jabodetabek. Hal ini dapat memperluas jaringan serta menciptakan kegiatan yang lebih beragam.
Menggali potensi komunitas sebagai warga Gorontalo di rantau bukanlah hal yang sulit. Dengan inisiatif yang diambil secara kolektif, silaturahmi dapat terjaga dan bahkan diperkuat. melalui kegiatan rutin seperti halal bihalal dan program-program lain, diharapkan bisa membangun rasa kekeluargaan, solidaritas, dan persatuan di antara sesama di rantau. Komunitas yang kuat akan memudahkan setiap individu dalam menghadapi tantangan, serta memanfaatkan peluang yang ada. Mari kita teruskan tradisi baik ini dan menjadikan Gorontalo di rantau sebagai komunitas yang solid dan saling mendukung,” tutur Halim Rasyd.
Pengurus Divisi UMKM dan Perempuan Siska Luneto, S. AB, M. M, juga menjelaskan, dalam menjaga warisan budaya dan mendorong ekonomi kreatif, Forum Keluarga Gorontalo Rantau (FKGR) turut memeriahkan acara halalbihalal Lamahu, dengan menjual berbagai macam makanan dan kue khas Gorontalo dan masyarakat untuk bersama-sama memajukan daerah. Makanan khas seperti Bindhe biluhuta, bukan hanya memuaskan selera, tetapi juga menjadi simbol identitas yang menghubungkan kita, dengan akar budaya,” kata Siska Luneto.
Melalui kolaborasi, inovasi, dan pendidikan kita bisa melihat Gorontalo tumbuh dan berkembang menjadi komunitas yang lebih berdaya saing dan mandiri. “Mari kita dukung gerakan ini demi masa depan yang lebih baik.”
Harapan ke depan fungsi UMKM untuk keluarga besar gorontalo daerah adalah agar semakin mandiri, profesional, berdaya saing, dan berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional. UMKM juga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan, menciptakan lapangan kerja, dan berkontribusi dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial.
“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi untuk menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya serta ekonomi lokal,” tutup Siska Luneto. (Abuzakir Ahmad)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











