Pria berdarah Kediri, Jawa Timur ini mengetahui cara culas para orang kaya memiliki mobil kedua dan ketiga, yakni untuk menghindari aturan ganjil-genap yang dibuat agar Jakarta tidak macet parah.
Terkait usulan pemutihan pajak. Gubernur Promono dengan tegas mengatakan tidak ada! Pajak tetap harus dibayar. Titik.
Jika pajaknya diputihkan, Pramono merasa itu sama saja bunuh diri karena kemacetan di Jakarta akan semakin tinggi. Makanya Pramono tampak galak akan mengejar para penunggak pajak.
“Cara kejar gimana? Pertama ditagih, kedua pasti dia akan mengalami kesulitan. Saya lagi berpikir, apakah memungkinkan ketika dia menggunakan jalan tol begitu dia bayar, barcode-nya terbaca, mobilnya terbaca, ketahuan mobilnya belum bayar pajak,” kata Pramono yang juga Anak Kolong itu.
Dia pun mengaku, meski nantinya keputusan tersebut akan mengundang kebencian masyarakat terhadap dirinya, Pramono tak masalah dengan hal itu.
“Tapi, saya terima kasih untuk itu,” kata Pramono. (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












