PADANG, OTONOMINEWS.ID –Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Baitut Tanwil Muhammadiyah (KSPPS BTM) Sumatera Barat sukses menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2024 sekaligus pemilihan pengurus baru untuk masa bakti 2025–2029. Kegiatan ini berlangsung di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Barat dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting daerah.
Acara resmi dibuka oleh Wakil Ketua Bidang Ekonomi Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar, Ir. Yosmeri Yusuf. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran pengurus dan karyawan KSPPS BTM Sumbar dalam mempertahankan eksistensi koperasi, khususnya dalam menghadapi tantangan berat di masa pandemi Covid-19.
“Kami di PWM Sumbar merasa bangga dengan semangat, komitmen, dan profesionalisme yang ditunjukkan KSPPS BTM Sumbar. Dalam kondisi berat saat pandemi hingga pascapandemi, koperasi ini tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berkembang,” ujar Ir. Yosmeri.
Dihadiri Tokoh-Tokoh Penting
RAT kali ini turut dihadiri oleh Asisten Gubernur Sumatera Barat, Ketua PWM Sumbar Dr. Bathiar, M.Ag., Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Padang, Prof. Salman M. Nur, H. Nurman dari Baznas Provinsi Sumbar, serta para akademisi dan praktisi ekonomi syariah.
Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti peran strategis KSPPS BTM Sumbar sebagai pilar penggerak ekonomi umat berbasis nilai-nilai syariah dan Muhammadiyah.
Ucapan Terima Kasih dan Semangat Kolaborasi
Nasrul A, S.Sos.I., M.M., selaku Steering Committee acara, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh tamu, undangan, anggota koperasi, serta pihak yang telah mendukung kelancaran RAT.
“Kehadiran dan partisipasi Bapak/Ibu sekalian adalah energi besar bagi kami. Semangat kolaborasi ini insyaAllah akan memperkuat perjalanan KSPPS BTM Sumbar di masa mendatang,” ungkapnya.
Dalam laporan pertanggungjawaban manajemen, Manajer KSPPS BTM Sumbar, Ismail Putra, mengungkapkan bahwa koperasi mampu menjaga kinerja keuangan tetap stabil, meskipun dilanda tantangan ekonomi global. Pertumbuhan positif di sektor pembiayaan dan simpanan anggota menjadi indikator keberhasilan manajemen risiko yang cermat dan pelayanan anggota yang prima.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed












