“Penanaman sejuta pohon yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi adalah implementasi dari Asta Protas. Ini sebagai respons terhadap meningkatnya polusi dan kerusakan lingkungan,” ujar H. Zulkifli.
Di Kabupaten Solok, penanaman tidak hanya dilakukan di kantor-kantor lingkup Kemenag, tetapi juga di rumah para ASN, madrasah, Kantor Urusan Agama (KUA), serta pondok pesantren. Diperkirakan lebih dari seribu pohon ditanam dalam tahap awal ini.
Penanaman dilakukan secara serentak dan disesuaikan dengan kondisi lingkungan masing-masing lokasi. Kemenag Solok berharap gerakan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat, sekaligus memperkuat kesadaran ekologis dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat.(RDS)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed






