Ragam  

SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) Monitor Pembuatan Karya Tulis Mahasiswa

Tim SKK Migas Sumbagsel
120x600
a

Menurut staf analisis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Wilayah Sumbagut, Valerina bahwa hasil monitoring karya tulis cukup menarik. “Yang diteliti mengenai modal sosial di dalam kelompok UMKM ini sudah cukup bagus. Perlu dipertajam lagi datanya tentang sebelum ada program dan setelah adanya program. Sehingga bisa mengetahui dampaknya secara nyata,” ungkapnya.

Bahkan, Pertamina EP Rantau, SKK Migas Sumbagut terkesan dengan eratnya hubungan kelompok dengan program yang menjadi salah satu modal sosial. Seperti, Rumah Kreatif Tamiang menjadi wadah berdikarinya para penyandang difabel. Ada juga inklusi coffee yang dikelola kawan-kawan tuna rungu dan wicara. Juga, bengkel difabel yang dikelola oleh kawan-kawan tuna daksa.

Winda Damelia, selaku Sr. Officer CID Zona 1 menyatakan sangat menanti hasil karya tulis tersebut sebagai refrensi dalam strategi pengembangan program maupun penanganan masyarakat. “Kami menyambut baik program karya tulis ini. Selain sebagai refrensi, karya tulis ini diharapkan juga memberikan gambaran dampak positif program pemberdayaan masyarakat di wilayah kerja PHR Zona 1,” ucapnya. [AW/HAS]

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *