“Memang dari data yang disampaikan oleh lurah, dari enam wilayah melintasi aliran sungai Ciliwung, memang mengalami peningkatan jumlah pengungsi, ketinggian air yang terinfo di malam menjelang dini hari kurang lebih sampai 3 meter,” ujarnya.
Hingga kini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur terus bergerak membantu para pengungsi. Bantuan juga terus disalurkan, seperti penanganan evakuasi warga, makan sahur dan makan untuk berbuka puasa hingga layanan kesehatan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











