Rano Karno menambahkan. untuk khusus para ibu rumah tangga Kelurahan Kampung Melayu, Ia kembali menawarkan solusi untuk pindah ke rusun karena kondisi hunian yang sekarang sudah tidak layak karena setiap tahunnya selalu mengalami banjir, jika banjir kondisi warga cukup memprihatinkan.
“Tadi saya bilang ke warga, ini mau begini terus?, Yuk(mengajak), pindah deh ke Rusun,” tambahnya.
Menurut Rano, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memiliki rusun di sejumlah lokasi yang bisa dijadikan hunian bagi warga terdampak banjir. Di antaranya rusun di Jagakarsa yang telah memiliki tiga tower untuk dihuni warga terdampak.banjir Kali Ciliwung.
Rano melanjutkan, rusun yang ditawarkan memiliki luas bervariasi dengan kualitas bangunan terjamin. Bahkan, standar kualitas rusun yang dikelola Pemprov DKI Jakarta diklaim tidak kalah dengan rusun di Singapura.
Ia mengaku, saat ini masih belum banyak warga yang berpandangan tentang hunian vertikal sebagai alternatif tempat tinggal. Belajar dari Singapura, wilayah mereka bisa tertib, tertata, rapi dan bebas dari banjir dengan konsep membangun rumah vertikal sebagai solusi hunian.
‘Hampir rata-rata sekarang rumah susun kita dua kamar. Sudah standarkah..bahkan saya juga melihat sudah sama seperti di Singapura,” tandasnya. (OTN-dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











