Rumah sakit ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat Bengkulu Tengah dan sekitarnya. Beberapa fasilitas utama yang akan tersedia antara lain ruang radiologi, CT Scan, poliklinik, ruang rawat inap standar dan VIP.
Mengingat lokasi pembangunan yang berada di kawasan rawan bencana dan berdekatan dengan tebing serta jurang, proyek ini akan dijalankan dengan menerapkan standar keamanan tinggi.
“Salah satu langkah mitigasi yang dilakukan adalah membangun Dinding Penahan Tanah (DPT) sebagai pengaman dan untuk meningkatkan daya dukung tanah selama masa konstruksi. Selain itu, berbagai potensi risiko seperti longsor, penggunaan alat berat, dan bahaya kelistrikan telah diidentifikasi dan akan ditangani dengan standar keselamatan yang ketat,” tambah Adjib.
Proyek pembangunan RSUD Bengkulu Tengah diharapkan rampung pada 19 Desember 2025, agar dapat segera memberikan akses pelayanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Bengkulu Tengah dan sekitarnya.
“Hutama Karya berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini tepat waktu dan dengan mutu terbaik. Kami percaya bahwa infrastruktur kesehatan yang memadai akan memberikan dampak signifikan bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya.[Zul])
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











