“Hal ini memberikan dampak yang nyata bagi kesehatan balita, ibu hamil, dan anak-anak. Semoga upaya kita dalam meningkatkan gizi masyarakat Jakarta yang lebih maju dan sejahtera dapat terpenuhi,” pungkas Wagub Rano.
Selain membagikan menu bergizi seimbang, kegiatan ini sekaligus untuk mengedukasi masyarakat, khususnya ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita sebagai kelompok sasaran.
Mereka dapat melihat langsung sajian sarapan bergizi yang mencakup berbagai komponen nutrisi, termasuk susu. Menu ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi ibu-ibu dalam menyiapkan menu sehari-hari.
Dalam kegiatan ini, sebanyak 124 porsi makanan bergizi seimbang dibagikan sesuai kebutuhan gizi tiap kelompok, dengan rincian, 52 paket untuk balita, 52 paket untuk ibunya, satu ibu hamil, dan 19 ibu menyusui.
Adapun menu makanan disesuaikan dengan kebutuhan gizi setiap kelompok. Untuk ibu hamil, menyusui, dan anak di atas dua tahun mendapat nasi kuning, telur, tahu, dan tempe dengan estimasi 800-850 kkal. Menu ini mengandung 35-40 gram protein, 25-30 gram lemak, dan 4-6 gram serat.
Sedangkan menu makanan untuk anak di bawah dua tahun adalah nasi tim dengan takaran 150 gram/mangkuk kecil dengan estimasi total kandungan gizi 120-150 kkal yang mencakup 3-5 gram protein serta 1-2 gram lemak dan serat.
Selain makanan berat, diberikan susu pertumbuhan dengan estimasi total kandungan gizi 150-180 kkal, yang terdiri dari 5-7 gram lemak dan protein, 200-300 mg kalsium, 2-4 mg zat besi, serta vitamin A, D, E, K, dan B kompleks. (dmn)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











