Kesejahteraan Atlet, Kemandirian Cabor Untuk Prestasi Olahraga Sumatera Barat 

Kesejahteraan Atlet, Kemandirian Cabor Untuk Prestasi Olahraga Sumatera Barat 
120x600
a

Wujudnya agar kesejahteraan dan kemakmuran pelaku olahraga ini tercipta maka pengurus KONI membuat badan khusus untuk itu seperti lembaga kesejahteraan, yayasan, lembaga zakat, perusahaan, pusat usaha atlet, tempat usaha/bisnis pelaku olahraga lainnya.

Kelembagaan kesejahteraan dan kemakmuran pelaku olahraga yang dibentuk ini tentu wajib berkalaborasi dengan semua lembaga yang terkait termasuk Pemerintah Daerah, Perbankan, Kementrian, pihak swasta dan tidak luput lembaga pendidikan formal.

Insyaallah gagasan penguatan ide ini sudah pernah Kita dapatkan inspirasinya dari Bung Musfi Yendra. Bung Musfi, pernah menjadi Ketua Bidang Kesejahteraan Pelaku Olahraga (KPO) KONI Sumbar zaman alm. Syaiful sebagai Ketua. Pelaksanaan zaman Bung Syaiful jadi Ketua KONI Sumbar dahulu, waktu atlet sudah pernah diberi bantuan usaha, bagi atlet kurang mampu diberi beasiswa melalui kerjasama KONI Sumbar dengan Dompet Dhuafa Singgalang, dan beberapa kampus, dan akses lapangan pekerjaan. Program baik KONI Sumbar masa lalu perlu dilanjutkan.

Ketika kesejahteraan dan kemakmuran atlet dan legendaris pelaku olahraga Sumatera Barat berproses terwujud maka Kita perlu melakukan penguatan cabang-cabang olahraga (Cabor) yang ada di Sumatera Barat dengan langkah ekstrim yaitu pengelolaan dana pembinaan, sarana prasarana, kegiatan-kegiatan dan hal lainnya tentang olahraga diserahkan total pada cabang olahraga (Cabor).

Selama ini yang Kita lihat permasalahan sangat sensitif adalah pendanaan hibah Pemerintah, maka kedepan Kita melakukan trobosan bahwa pengalokasian dana itu sebanyak 70% diserahkan ke cabang olahraga, sedangkan KONI Sumatra Barat hanya mengelola 30% saja.

Nanti dengan anggaran dana 70% tersebut untuk Cabor langsung masuk pada rekening Cabor tampa ikut campur KONI Sumbar disini, semua pengunaan anggaran daerah ke Cabor kewenangannya tentu dengan mekanisme teknis disesuaikan dengan aturan perundangan yang berlaku.

Setelah 70% anggaran olahraga ini dikelola Cabor, langkah KONI Sumbar selanjutnya adalah untuk mengawal agar bisa tercipta prestasi olahraga maksimal, Kita KONI Sumbar akan membuat Desain Besar Olahraga Propinsi Sumatera Barat (DBOPSB) yang didalamnya mengatur semua keterlibatan pemangku kepentingan olahraga dan prestasi.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *