Anggota DPR RI, Nevi Zuairina Dorong Pemberdayaan UKM dalam Sektor Pertambangan

Otonominews
Anggota DPR RI, Nevi Zuairina Dorong Pemberdayaan UKM dalam Sektor Pertambangan
120x600
a

JAKARTA,OTONOMINEWS.ID – Anggota Komisi XII DPR RI dari Fraksi PKS, Hj. Nevi Zuairina, menegaskan pentingnya peran Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam sektor pertambangan mineral dan batubara. Hal ini sejalan dengan pembahasan revisi Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batubara (RUU Minerba) yang memasukkan pemberdayaan UKM sebagai bagian dari strategi peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pelaku usaha kecil dan menengah.

Nevi menjelaskan bahwa dalam Pasal 51 ayat (1) rancangan revisi UU Minerba, wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) dapat diberikan kepada badan usaha, koperasi, atau perusahaan perseorangan melalui lelang atau pemberian prioritas. Pemberian prioritas ini mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk pemberdayaan UKM serta peningkatan perekonomian daerah.

Baca Juga :  Aggota DPR RI, Nevi Zuairina Apresiasi Upaya PLN dalam Pengelolaan Energi Berkelanjutan di Sumbar

“UKM yang memiliki badan usaha harus diberi ruang untuk terlibat, baik sebagai pendukung pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) maupun sebagai pihak yang dapat mengelola WIUP dengan syarat yang sesuai. Hal ini penting agar manfaat ekonomi dari sektor pertambangan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” ujar Nevi Zuairina, Legislator asal Sumatera Barat II, dalam keterangannya.

Meski demikian, Nevi mengakui bahwa usaha mikro yang memiliki keterbatasan modal akan menghadapi tantangan besar jika harus menjadi pemegang IUP. Oleh karena itu, menurutnya, usaha mikro lebih cocok terlibat dalam sektor pendukung pertambangan, seperti penyediaan jasa atau produk yang relevan, sementara UKM yang memiliki kapasitas lebih besar dapat diarahkan menjadi pemegang IUP.

Baca Juga :  Atikoh Ganjar: Program KTP Sakti Cara Ampuh Bagi UMKM Menangkal Pinjol

Legislator PKS ini, juga menyoroti pentingnya kejelasan dalam regulasi terkait bentuk pemberdayaan UKM di sektor ini, termasuk peluang mereka dalam memperoleh WIUP. Selain itu, Nevi mendorong agar keterlibatan UKM tidak hanya terbatas pada sektor mineral logam, tetapi juga meliputi batubara dan mineral bukan logam.

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *