Bercanda Sebelum Acara Bimtek, Megawati Singgung Posisi Ketum PDIP Banyak yang Incar

Bercanda Sebelum Acara Bimtek, Megawati Singgung Posisi Ketum PDIP Banyak yang Incar
120x600
a

Presiden kelima RI itu kemudian menjelaskan semua orang hanya tahu bahwa keluarga besar Proklamator RI Soekarno atau Bung Karno seorang politikus.

Menurutnya, anggapan itu tidak salah, meskipun tak terlalu benar seutuhnya. Sebab, banyak juga anggota keluarga Bung Karno yanh berstatus seniman.

“Kalian pasti enggak tahu bahwa keluarga Bung Karno sebetulnya seniman dan seniwati. Jadi, semua orang tahunya kita keluarga politisi, ndak,” ujar Megawati.

Dia dari situ berbicara soal kabar pameran seniman dari Yogyakarta, Yos Suprapto yang gagal terlaksana di Jakarta beberapa pekan lalu dan menyesalkan kejadian tersebut.

Megawati mengatakan karya seni seharusnya bisa dihormati. Tidak dilihat dari kacamata sempit, melainkan dipandang dari subjek, yakni pembuat lukisan.

Baca Juga :  Amini Ide Presiden Prabowo, Partai Umat Setuju Kepala Daerah Kembali Dipilih DPRD

“Ekspresi seni itu harus dilihat bukan oleh kita, harus seperti tadi saya tanya, menggali keinginan dia (seniman, red) dan itu harus dihormati,” kata Ketua Dewan Pengarah BPIP itu.

Megawati kemudian mengingatkan kader PDIP tidak berniat sembrono dengan salah bereaksi terhadap sebuah karya.

“Jadi, anak-anak PDI perjuangan, jangan bodoh. Kalau tidak tahu seni, meneng (diam saja). Jangan sok sok, kayak seakan ngerti. Terus apa yang namanya itu (makna hasil lukisan, red), ya terserah mereka (para seniman, red). Dan itu harus diterima,” kata dia.

Megawati mengaku tidak gampang marah menyikapi karya seni. Ketika ada lukisan yang menurutnya tidak menggambarkan dirinya secara cantik, Megawati tak marah.

Baca Juga :  Bagaimana Jika Ditahan KPK? Sekjen PDIP: Benih Perjuangan Mengoreksi Kezaliman Akan Terus Tumbuh

“Makanya tadi saya hanya komentar, kok, aku ngono dewe, sendiri, toh, itu ayu banget, tetapi ada yang elek (jelek) banget, tapi saya tidak marah, begitu, lo,” kata dia.

Megawati bahkan menyebut pernah digambarkan sebuah bebek oleh seorang seniman, tetapi tak sedikit pun marah menyikapi karya tersebut.

Maka itu ia berharap pihak Kepolisian juga bisa memiliki sikap demikian terhadap karya seni.

“Saya pernah, kok, saya pernah lihat lukisan, niatnya baik. Tapi kok aku tapi (dilukiskan) kaya entok. Di mana itu lukisannua, aku lupa. Tetapi, aku ngguyu (tertawa) bae. Ya wes lah. Alhamdulilah. Aku wes jadi entok,” kata Megawati.

Baca Juga :  Megawati Minta Mitigasi Bencana di Wilayah Kepulauan Diperketat

“Makanya jangan, kalau ada polisi di sini, kamu itu jangan suka nangkepi orang, toh, yo. (Maksudnya menjegal pameran lukisan, red) Orang ini semua rakyat Indonesia,” kata Megawati.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *