Sementara itu Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria mengatakan, anak muda Sumbar telah melek akan permainan saham, bahkan ada juga yang belum bisa membedakan antara permainan saham atau perjudian.
Jadi perlu adanya edukasi lembaga-lembaga keungan yang ada di FEBA, nantinya bisa dibahas pada rapat-rapat FEBA dalam hal edukasi keungan tidak hanya untuk pemuda namun semua kalangan.
Sementara itu perwakilan dari FEBA Sumbar, Roni Narza yang juga Kepala OJK Sumbar mengatakan, FEBA merupakan forum untuk membangun kesepahaman merumuskan kebijakan yang terarah. FEBA juga mendorong adanya inovasi dan kolaborasi dalam advokasi kebijakan, hingga terjalin kerjasama dengan pemerintah daerah.
“Tentunya untuk mencapai pembangunan ekonomi yang inklusif berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Sumbar kedepan,” katanya.
Dia menambahkan, kedepan DPRD Sumbar dan FEBA akan memiliki koordinasi yang intens untuk memecahkan persoalan-persoalan yang ada di Sumbar, terutama pada sektor ekonomi.(Rds/hms)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











