Pembangunan PLBN Long Nawang: Perlu Simultan Dengan Perkuatan Infrastruktur Perbatasan Negara

Pembangunan PLBN Long Nawang: Perlu Simultan Dengan Perkuatan Infrastruktur Perbatasan Negara
120x600
a

JAKARTA, otonominews.id – Pemerintah terus memperkuat upaya pengawasan perbatasan negara dengan menggalakkan pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN). Salah satu proyek utama yang mendapat perhatian adalah pembangunan PLBN Long Nawang, yang menjadi bagian penting dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) 1/2019 tentang Percepatan Pembangunan 11 PLBN dan Sarana Prasarana di Kawasan Perbatasan.

“PLBN Long Nawang menandai pencapaian penting sebagai PLBN ke-8 yang telah selesai dibangun secara fisik berdasarkan Inpres 1/2019,” kata Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara BNPP, Robert Simbolon, Kamis, 22 Februari 2024.

Baca Juga :  Sekjen Kemendagri: Bappeda adalah Tangan Kanan Kepala Daerah dalam Pembangunan

Menurut Simbolon, tujuh PLBN lainnya telah dibangun sebelumnya adalah PLBN Sota di Kabupaten Merauke, PLBN Serasan di Kabupaten Natuna, PLBN Jagoi Babang di Kabupaten Bengkayang, PLBN Sei Nyamuk dan PLBN Labang di Kabupaten Nunukan, PLBN Napan di Kabupaten Timor Tengah Utara, dan PLBN Yetetkun di Kabuoaten Boven Digoel.

Pembangunan fisik PLBN Long Nawang dilaksanakan oleh PT. Pembangunan Perumahan (PP) di bawah pengawasan Badan Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Kalimantan Utara, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Kemendagri Dorong Pembangunan di Wilayah Pesisir Melalui Konsep Smart City

“Menurut jadwal kontrak, pekerjaan yang dilakukan oleh PT. PP diharapkan selesai pada bulan Maret 2024. Setelah selesai, akan dilanjutkan dengan periode pemeliharaan selama enam bulan terhitung sejak berakhirnya kontrak,” tambahnya.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *