Kurangi Risiko Banjir Jakarta bagian Utara, Stasiun Pompa Ancol Sentiong Diresmikan Presiden Jokowi

Kurangi Risiko Banjir Jakarta bagian Utara, Stasiun Pompa Ancol Sentiong Diresmikan Presiden Jokowi
120x600
a

Pembangunan Stasiun Pompa Ancol Sentiong dikerjakan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane Direktorat Jenderal Sumber Daya Air bersama kontraktor PT Wika (Wijaya Karya) – PT. Jaya Konstruksi KSO dengan biaya senilai Rp 481,37 miliar. Lingkup pekerjaannya meliputi pembangunan 5 pompa banjir tipe submersible masing-masing berkapasitas 10 m3/detik serta pembangunan tanggul dan normalisasi kali sepanjang 350 meter.

Kepala BBWS Ciliwung-Cisadane Bambang Heri Mulyono menjelaskan, Stasiun Pompa Ancol Sentiong berfungsi mereduksi dan mengendalikan 8 titik banjir di 7 kecamatan seluas 879 Ha.

“Selain pengendalian banjir, stasiun pompa ini akan difungsikan untuk menggelontor kali yang tercemar (flushing) pada sistem Kali Sentiong. Pada saat hujan atau saat tidak digunakan untuk pengendalian banjir, pompa akan diaktifkan untuk menarik air di sepanjang Kali Sentiong termasuk Kali Item dan Kali Utan Kayu, sehingga air limbah yang kotor tersebut digelontorkan ke laut dan sungai menjadi lebih bersih,” ujarnya.

Turut hadir Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Inspektur Jenderal PUPR T. Iskandar, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Bob Arthur Lombogia, Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja.

Klik bintang 5 untuk rating!

Rating rata-rata 0 / 5. Vote count: 0

Ikuti terus update berita Otonominews di Feed

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *