Di bawah arahannya, seluruh personel bekerja aktif dan kompak mengeruk sumbatan, mengangkat kotoran, serta merapikan tanaman liar agar aliran air kembali berjalan semestinya dan lingkungan menjadi lebih bersih.
Terlihat hadir dan turun langsung ke lokasi, anggota Linmas Yarto dan Linmas Sulaiman juga tampak sigap membantu seluruh proses pekerjaan. Keduanya bekerja bahu-membahu bersama tim, baik saat membersihkan sampah penyumbat maupun saat menebang pohon kecil dan memotong semak belukar yang sudah terlalu lebat di lokasi tersebut.
“Kami segera turun tangan karena kondisi saluran yang tertutup ini membuat air tidak mengalir dan akhirnya meluber ke jalan, tentu mengganggu pengguna jalan dan lingkungan sekitar.
Kami pastikan kegiatan ini tuntas sampai saluran berfungsi kembali dengan baik, sekaligus lingkungan di sekitarnya bersih dari tanaman liar yang mengganggu,” ujar salah satu petugas di lokasi.
Warga sekitar pun menyambut baik langkah cepat dan penanganan menyeluruh yang diambil pihak kelurahan.
Penanganan ini menjadi bagian dari upaya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta pemeliharaan kebersihan dan ketertiban lingkungan agar terhindar dari genangan air dan sarang hama akibat semak belukar.
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed









