Kota-kota anggota C40 mewakili lebih dari 700 juta penduduk dunia dan sekitar seperempat perekonomian global. Hal itu menjadikan C40 sebagai salah satu platform paling berpengaruh dalam mendorong aksi iklim perkotaan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Pramono, Jakarta terus bergerak menuju kota yang lebih berkelanjutan dan tangguh. Langkah tersebut dilakukan dengan menyeimbangkan kebutuhan ekonomi metropolitan dengan upaya nyata menghadapi tantangan lingkungan.
Sejumlah inisiatif utama yang tengah didorong antara lain:
– Mobilitas hijau terintegrasi: Transformasi sistem transportasi perkotaan melalui percepatan elektrifikasi armada TransJakarta dan penguatan integrasi jaringan transportasi rel untuk menekan emisi serta mengurangi kemacetan.
– Adaptasi iklim dan ketahanan banjir: Penguatan perlindungan wilayah pesisir dan revitalisasi sistem pengelolaan air perkotaan guna melindungi masyarakat dari kenaikan muka air laut serta cuaca ekstrem.
– Transisi energi berkeadilan: Peningkatan pemanfaatan energi terbarukan pada infrastruktur publik dan pengembangan ekonomi hijau yang membuka lapangan kerja berkelanjutan bagi warga Jakarta.
Selain itu, peran baru Jakarta dalam Steering Committee C40 juga dinilai membawa sejumlah manfaat strategis bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Pertama, memperkuat posisi Jakarta dalam diplomasi kota global, sekaligus membuka akses lebih luas terhadap praktik terbaik, dukungan teknis, dan peluang pendanaan internasional untuk mempercepat implementasi program iklim di tingkat lokal.
Kedua, meningkatkan daya tarik investasi hijau. Dengan visibilitas global yang semakin besar, Jakarta berpeluang menarik lebih banyak mitra pembangunan dan investor di sektor transportasi berkelanjutan, energi terbarukan, serta infrastruktur ketahanan iklim.
Ketiga, keterlibatan langsung dalam Steering Committee memungkinkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ikut membentuk agenda dan standar global, sekaligus memastikan perspektif kota-kota berkembang—termasuk tantangan urbanisasi cepat dan kebutuhan inklusivitas—terakomodasi dalam kebijakan iklim internasional. (OTN-Deman)
Ikuti terus update berita Otonominews di Feed











